Light Novel High School DxD Vol. 4 Bahasa Indonesia

Pertama – tama admin ingin mengucapkan terima kasih kepada Baka-Tsuki atas terjemahan High School DxDnya untuk vol ini karena vol ini sudah selesai mereka terjemahkan. Maka dari itu untuk menghemat waktu dan tenaga admin mengupload ulang hasil terjemahan Baka-Tsuki di Empleador.Net ini mengingat web ini berencana untuk terus memberikan bacaan LN Terpopuler dan terbaik bagi seluruh pencinta Light Novel. Maka dari pada tanpa panjang lebar lagi ini dia Light Novel High School Vol.

Life.0

Bagian 1

Hari yang baik, semuanya. Aku Hyodo Issei. Aku mulai menjadi Iblis di musim semi; sekarang sudah musim panas. Musim rasanya berlalu dengan cepat……..

Aku sedang mencoba menghentikan darah yang mengucur dari hidungku dengan jemariku.

“Ara, Asia kulitmu begitu indah. Aku jadi iri.”

“Ti-tidak mungkin, Buchou, kulitmu putih dan teksturnya lebih lembut.”

“Ufufu, kata katamu membuatku senang.”

Sambil berbicara di depanku, para bishojo berambut pirang dan merah tengah berdiri dan membersihkan diri mereka, tertutupi oleh busa dari sabun badan.

Ya! Buchou dan Asia sedang telanjang! Tepat di depan mataku! Kedua gadis ini! Apa ini Shangri-la? Atau hanya ilusi? Situasi impian ini tengah terjadi tepat di hadapanku. Aku merasa air mata hampir mengalir dari mataku! Bukan, kenyataannya air mataku memang sudah meleleh. Aku tak mungkin bisa lebih bahagia dari ini!

Situasi dalam kamar mandi! Aku tahu kalau tak ada Tuhan di dunia ini, tapi bagaimana bisa tak ada Tuhan disana? Apa yang aku pikirkan? Ini adalah hadiah dari surga sendiri! Bukan, bukan, situasi ini adalah hadiah dari Maou-sama.

Tunggu………Maou-sama kan kakak laki-lakinya Buchou!

Untuk menjelaskan situasi lebih baik, saat aku hendak mandi, aku bertemu Asia sewaktu ia sedang melepas pakaiannya. ”Maaf!” setelah minta maaf, saat aku bermaksud keluar…….

“Ise, kamu mau mandi juga? Ara, Asia juga?”

Aku menemui Buchou yang bermaksud memasuki kamar mandi.

“Karena kalian berdua sepertinya ingin mandi bersama, akan lebih cepat kalau kita bertiga masuk.”

…..Adalah saran Buchou yang sulit dipercaya. Dan seperti itulah, kami memasuki kamar mandi. Normalnya ini adalah situasi yang mustahil. Namun, bahkan setelah aku menatap tubuh telanjang mereka, mereka sepertinya tidak malu-malu. Perkembangan ini seperti keajaiban dan impian yang digabungkan bersama.

Bahkan aku, yang disebut dengan reinkarnasi bejat, kerepotan bagaimana menangani keberuntungan luar biasa di hadapanku ini! Aku mencoba sebisa mungkin untuk tidak menatap mereka. Kenyataannya aku ingin melihat! Aku ingin menatap mereka! Aku ingin menempa tubuh mereka kedalam mata dan otakku! Lalu aku ingin menggunakannya sebagai fantasi pribadiku di malam hari!

Namun,kalau aku melakukan itu, hidungku akan terus mengucurkan darah sampai bak mandi berwarna merah. Aku tak mau hal mencurigakan seperti itu terjadi dalam situasi ini!

Aku ingin atmosfir ini berlangsung selama mungkin! Bahkan meski melihat langsung ke wajah mereka adalah racun mematikan, aku tak merasakan atmosfir itu di dalam kamar mandi! Aku ingin melanjutkannya selama mungkin! Situasi ini betul betul berharga! Bahkan meski aku hanya harus mendengarkan percakapan kedua gadis itu!

Sambil menatap langit-langit kamar mandi, usai aku membuat keputusan, aku mendengar suara seseorang memasuki ruang ganti…….dengan suara kecipak aku mendengar seseorang masuk.

[Clak]

Beban menekan tubuhku dan sensasi lembut, yang terbaik terasa menstimulasi kulitku.

Ketakutan mengkonfirmasinya……..Buchou berada dalam bak mandi sambil bersandar di tubuhku.

Uooooooooooooooooooooooooooo!! A-aku sedang mandi bersama seorang gadis dan selain itu aku tengah menjalin kontak dengan tubuhnyaaaaaaaaaaaaa!!

“Aku ingin masuk ke bak mandi dengan Ise seperti ini sesekali.” Dengan senyum di wajahnya Buchou semakin menekankan tubuhnya! Uooooh! Dari rambut Buchou mengeluarkan aroma sampo! Sentuhan dari tubuh Buchou terlalu menstimulasi dan otakku sudah mencapai batasnya! Ughh, aku tak mungkin lagi bisa menahan situasi ini!

“Hey Ise, apa kamu tidak suka masuk ke bak mandi bersamaku?”

“Sama sekali tidak! Justru ini yang terbaik!”

Namun, benar juga kalau tubuhku tak kuasa menahannya! Aku luar biasa bahagia tapi, kalau sudah begini, aku akan mati karena kehilangan banyak darah! Tidak, tunggu, bukankah itu adalah hasrat terdalam sebagai laki-laki?

Melihat Asia, ia sepertinya sedang rajin membasuh tubuhnya, tapi kadang kadang ia melemparkan tatapan tajam ke arahku. Apa Asia marah?

“Mendengar itu saja aku senang. Aku ingin mandi dengan Ise-kun seperti ini tiap hari.”

Seolah memanjakanku, Buchou semakin menekankan tubuhnya! Uooooh!

Gush! Darah lagi-lagi mengucur! Aku tak akan bisa terus bertahan seperti ini!

“Tapi sepertinya tubuhmu tak kuat menahannya. Tiap hari sepertinya mustahil. Bagaimana kalau 3 hari sekali? Atau sekali dalam 5 hari? Aku tak akan suka kalau hanya sekali seminggu.”

Bu-buchou dengan egois mencoba menulis ulang jadwalku! Aku merasa Buchou sangat egois! Terimakasih banyak!

Celaka! Karena Asia ada disini aku tak bisa melakukan gerakan seenaknya! Kalau saja aku punya keberanian lebih dan tenaga mesum ekstra, aku pasti akan……..

“Apa kamu ingin menyerangku?”

Ujar Buchou seolah membaca hatiku. Seperti biasa, sepertinya pikiranku memang mudah dibaca.

“Kalau Asia tak ada disini, aku pasti sudah diserang…….sepertinya saat kita berduaan saja……..”

[Buka]

Sambil Buchou mengucapkan itu, sesuatu yang dahsyat memasuki bak mandi.

Squeeze! Sesuatu sedang mendekapku! Aku ingat sensasi lembut ini! Menoleh, Asia ternyata sedang memelukku!

“Aku benci dikesampingkan! Ba-bahkan meski aku ingin masuk bak mandi bersama juga!”

Asia? Hal besar apa yang kamu katakan! Uoooh! Aku tengah dimanjakan oleh dua gadis dalam bak mandi, tolong akuuuuuu!

Wajah Buchou berubah menjadi ekspresi tajam. Ia kemudian mengangkat alisnya.

“Minggirlah Asia; Dalam situasi ini akan kukatakan terus terang saja. Pria ini adalah milikku. Keluargaku dan budakku. Ia adalah Iseku, paham?”

Itu benar. Aku budak Buchou. Bagi Buchou, aku hanyalah piaraan. Sebagai piaraan, ia menaruh cukup banyak usaha tapi mungkin semua gadis Iblis seperti ini. Apalagi, Buchou tak suka kalau barang miliknya disentuh orang lain.

Dia mungkin memaafkan Iblis lain karena menyentuh bagian luarku, tapi di bagian dalam, aku pernah dengar kalau dia takkan tinggal diam, khususnya kalau wanita. Sudah melebihi batasannya.

Kurasa aku hanya bagian dari koleksi terbaiknya. Karena aku memiliki kekuatan kelewat langka, ia mungkin ingin memperlakukan aku secara penting.

Sepertinya dia terbiasa memperlakukanku sebagai piaraan tapi sekarang…….pasti hanya imajinasiku. Ya. Karena aku ingin berpikir seperti itu, aku merasakan hal itu.

“Itu mungkin benar. Tapi dia adalah Ise-sanku juga!!”

Asia juga menyayangiku. Saat aku tidur siang di kamarku, tanpa kusadari, dia menyelinap dan tidur dengan tenang di sampingku. Saat aku bangun dan berkata “Kembalilah dan tidur di kamarmu.”, ia berkata dengan wajah mengantuk. ”Gendong aku ke kamarku……” seperti itulah dia sangat menyayangiku.

Kupikir aku akan mati pada waktu itu! Ya, aku menggendongnya ke kamarnya!

Namun, saat aku mengobrol dengan gadis lain, dia sering menggembungkan pipinya. Kurasa itu karena dia tak mau onii-channya diambil orang lain. Dalam manga dan anime ada karakter dengan sifat seperti itu. Masalahnya adalah sulit untuk meningkatkannya menjadi hubungan cinta. Yah, aku sudah bersumpah melindungi Asia sebagai misiku, jadi takkan kubiarkan hal itu terjadi!

Aku lebih dari bahagia dimanjakan seperti ini olehnya! Ah, sungguh menyenangkan disayangi oleh bishojo berambut emas!

Usai mendengar ucapan Asia, Buchou memicingkan matanya. Onee-sama, aku takut! Bukankah mereka teman dekat sampai beberapa saat yang lalu! Kenapa harus jadi seperti ini!

Bak mandi mungil ini menjadi area perang bagi dua gadissss!

“Asia, itu karena biasanya kamu disayangi oleh Ise. Setidaknya serahkan dia di saat seperti ini. Aku sembuh hanya dengan bersama Ise. Ia melepaskan semua rasa lelahku juga!”

Buchou mencoba untuk sedikit memisahkan Asia dariku tapi Asia dengan keras hati bergelayut padaku! Uwaa, dadanya Asia begitu lembuuuuuuttttt!

“Tidak, tidak! Aku memegangnya juga! Aku juga ingin bersama dengan Ise-san!”

Asia menggelengkan kepalanya ke samping dan memelukku erat-erat! Ah, terserahlah! Aku mimisan!

Asia melihatku dengan mata sendu seolah ingin berkata sesuatu padaku.

Jangan melihatku dengan mata itu. Aku jadi semakin ingin menyayangimu lagi.

“…………”

Bahkan meski ia tak mengucapkan apapun, wajah Buchou mengernyit. Tiba-tiba dia merebut tanganku dan……..

[Boing!]

Dia menempatkan tanganku ke dadanya! Jari dan telapak tanganku merasakan kelembutan ekstrim! Selagi tanganku tertidur, ia sedang memijat dadanya, tapi Buchou tak memprotes sama sekali!

“Apa Asia pernah melakukan ini? Hubunganku dengan Ise sudah sampai kita bisa melakukan hal ini.”

Seram! Sambil berbicara dengan nada biasa, Buchou menyembunyikan duri dalam ucapannya! Tunggu, dadanya Buchou, dadanya Buchooouuuuu!!

Sambil melihat adegan ini, seluruh tubuh Asia bergetar. Pipinya bengkak dan menggembung seolah sudah mencapai batasannya!

Asia juga merebut tanganku yang lainnya………

[Boing!]

Ia menempatkannya di dadanya juga! Asiaaaaaaa? Sungguh gadis yang hebat kamu………bukan, kamu melakukan sesuatu yang tidak boleh! Apa kamu sudah jadi gadis mesum! Tanpa ragu ini pasti pengaruh Buchou dan Akeno-san! Bahkan meski kamu adalah gadis yang lugu!

Su-sudah tumbuh sampai seperti ini!

“Ise-san, di antara dadaku dan Buchou, mana yang lebih baik? Ukuranku kalah, tapi aku tak akan kalah di hal yang lain!”

“Ara, Ise suka yang lebih besar. Dia sudah bilang berkali-kali kalau dia suka dadaku, ya kan Ise?”

……..*tes* Mustahil. Dari dalam lubang hidungku serasa ada sesuatu yang meletus.

Tes tes tes

…….Dan begitulah jadinya. Banyak darah tumpah dari hidungku dan bak mandi menjadi berwarna merah. Dengan darah dimana-mana, aku mulai kehilangan kesadaran.

“Hei, Ise!”

“Ise-san, bertahanlah!”

……….Aku sudah puas.

Namun tubuhku sudah tak lagi bisa menahannya. Kalau gadis-gadis ini tak tahu cara menghentikan pendarahanku, aku akan mati! Aku butuh pertolongan!

 

Untuk membaca lebih lanjut LN High School DxD Vol. 4 silakan klik sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *